Cinta 18 Hari

Untukmu, pacar dunia maya.

Salam....
Sudah lama kita tidak bertegur sapa, ya?
Maaf, bukannya aku melupakanmu, hanya saja waktu yang meminta padaku agar tidak selalu mengingat kamu. Melihat kejadian beberapa minggu yang lalu. 

Aku lupa bagaimana-kapan pertama kali kita berkenalan, sehingga pada akhirnya bisa menjadi lebih dekat. Lebih dari sekedar teman dekat. Usia memang bukan masalah, begitupun jarak, katamu. Ah, lagi-lagi aku terjebak dalam hubungan beda provinsi, atau lebih dikenal dengan sebutan; Long Distance Reladiselinkuhinpacar.


Aku memberi kamu kebebasan dengan harapan kamu bisa lebih menghargaiku. Tapi, kamu sudah menyalah artikan itu. Seenaknya kamu mendua, meniga, bahkan mengempatkan perasaan ini. Yang aku mau nantinya bukanlah pembalasan atau penyesalan, tapi hanya kesadaranmu bahwa ini perasaan wanita bukan histeria yang akan bisa dilambungkan kemudian dijatuhkan. 

Meninggalkanmu, bukan berarti aku menghapus kenangan. Karena kenangan tidak akan pernah bisa dilupakan. Disini, kita saling meninggalkan kenangan, demi kebaikan, serta (mungkin) kebebasanmu untuk bermain-main dengan perasaan.

Terima kasih untuk 18 hari kebersamaan. Meski aku tidak tahu apa benar ucapan cintamu itu, sekarang sudah terbukti bahwa itu palsu, ya menurutku. 

Terima kasih telah menduakan. 

Komentar

  1. adduhh. jleb bgt itu katanya...
    dia gag pantes buat kmu nggit

    BalasHapus
  2. what?? 18 hari? ckck
    ambil hikmah nya saja lah, untung baru 18 hari
    klo udh bertahun-tahun lebih sakit dh --"

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, alhamdulillah tamat 18 harinya :)
      Terimakasih sudah mampir kak..

      Hapus
  3. LDR : Long Distance Reladiselingkuhinpacar sangat jenius, keren banget

    BalasHapus
  4. lebih parah dari sekedar PHP..
    wkwkwkwkwkwkkww.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ragam Kuliner Populer di Pontianak

Kilas Balik Kehidupan SMA

#MimpiKawancut : Ketika Mimpi Jadi Kenyataan