Surat untuk Ayah-Bunda; Suara Hati Kami
Assalamu'alaikum, Ayah-Bunda yang saya cinta!! Sudah lama kami merangkai kata untuk kalian, yang kini telah berubah menjadi paragraf padu. Berisikan tentang jeritan hati kami; keluh kesah, kebahagiaan, serta berbagai macam potret kehidupan yang selama ini kami jalani, yang sebenarnya ingin sekali kami ceritakan padamu. Tapi apa daya, tidak sedikitpun waktu kalian untuk kami. Ayah-Bunda dengarkan ini! Ketika rumah megah, jabatan, dan harta menjadi panutan. Yakinlah tidak sedikitpun rasa puas menyentuh hati kalian. Panasnya terik matahari sekalipun sudah lagi tidak bisa kalian rasakan demi gengsi, demi menjaga image dihadapan relasi kalian. Siang dan malam kalian bekerja mengais pundi-pundi rezeki, sementara disini, dirumah, kami menunggu kedatangan kalian. Datang tengah malam disaat kami telah tertidur lelap, mengusap lembut pipi dengan jemari penuh kehangatan, mencium kening kami, mengucapkan selamat malam. Sungguh kami ingin melampiaskan kerinduan masa kecil kami pada kal...