'Ah Sudahlah Ya' It means Kalau Iya Gimana?
Kepada tuan pemiliki jiwa yang tangguh, dan hati yang suci.. Tuan, tahukah rasanya derita? Derita itu saya definisikan sebagai saya yang masih menyatu dalam kepura-puraan, pura-pura tidak mencintaimu, pura-pura tidak membutuhkanmu. Ingatkah tuan tentang kunang-kunang? Tetap terang meski sekitarnya gelap, seperti yang pernah tuan katakan kepada saya. Saya harus menjadi seperti kunang-kunang itu, tapi saya lebih senang menyebut diri ini sebagai bintang. Karena bintang butuh cahaya matahari. Seperti saya yang membutuhkan tuan agar bisa bersinar. Saya pernah bercerita tentang bintang yang selalu punya cara untuk mencintai lelakinya, meski itu dengan cara merelakan. Lebih baik bintang sakit daripada menyakiti. Indahnya cahaya bintang, meski itu hanya pantulan. Tapi keindahan bintang memang terpancar dari dalam dirinya. Begitulah bintang, lelakinya pun tau. Tuan pernah bertanya kepada saya, tentang Apakah Saya Mencintai Tuan? Tapi masih ingatkah tuan dengan jawab saya? ...