Postingan

Menampilkan postingan dari 2016

Budapest, Hungary (Pusatnya Cabe-Cabean)

Gambar
Bus melaju di Autobahn yang mulus, tidak ada satu sisi jalan pun yang berlubang atau bergelombang. Melewati beberapa kali perbatasan negara, berhenti diterminal-terminal kecil untuk menurunkan dan menaikan penumpang, atau hanya sekedar istirahat beberapa belas menit supaya pantat nggak pegel. 8 jam perjalanan saya habiskan hanya untuk tidur, pipis, dan tidur lagi. Keesokan paginya, tepat pukul 8 pagi hari, sampailah kami di terminal antar negara di Budapest, Hungaria. Letak teminal ini sebenarnya jauh dari pusat kota, ada beberapa alternatif yang bisa digunakan, seperti Taxi, Rental Car, atau Kereta. Saya lebih memilih naik kereta, selain murah ada sensasi yang benar-benar nggak bisa dijelaskan. Ok, this is not my first time in Budapest. Three months ago, I was here and I still remember all of the crazy things. Stasiun tua dengan eskalator yang sangat miring, kereta dengan suara sangat keras adalah awal dari cerita kali ini. Ada banyak pusat wisata yang bisa dikunjungi, ada banyak...

Fest der Kulturellen Türkenfeld 2016

Gambar
Fest der Kulturellen Tepat tanggal 24 April 2016, kami mendapat amanat untuk tampil di sebuah acara yang bernama, 'Fest der Kulturellen Türkenfeld'. Acara ini sudah rutin dilaksanakan beberapa tahun terakhir, dan kontinen Indonesia selalu diminta untuk menjadi salah satu pengisi acara. Gott sei Dank! Tahun ini saya bisa berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.  Diacara ini juga menampilkan beberapa kesenian dari berbagai negara, seperti Folkloregruppe dari Maroko, Schwertkampf dari China, Saman dari Indonesia dan Siebenbürger. Setiap pengunjung tidak perlu membeli tiket masuk dan dipersilahkan untuk mencicipi berbagai macam makanan khas dari lima belas kontinen yang ikut berpatisipasi. Kami menampilkan sebuah tarian yang berasal dari suku Gayo di Aceh Tenggara, yaitu Tari Saman. Menurut Wikipedia, Tari Saman adalah salah satu media untuk berdawah, mencerminkan kekompakkan, kebersamaan, sopan santun, dan keagamaan. Tari Saman termasuk salah satu tarian yang cukup ...

Pisa, Kota Tua Dengan Segala Keindahannya

Gambar
Pisa. Sebuah kota kecil di Italia dengan luas 185 km² menjadi persinggahan saya berikutnya. Hari itu perjalanan saya mulai dari kota Roma dengan menggunakan megabus selama 4 jam. Sengaja saya mencari perjalanan malam hari supaya bisa menghemat biaya penginapan, hehe. Tujuan saya ke Pisa memang hanya untuk melihat secara langsung menara miring pisa yang menjadi Situs Warisan Dunia UNESCO, mehr nicht! Pagi-pagi sekali, saat matahari belum menampakkan dirinya, bus berhenti disebuah halte kecil. Dikiri-kanan jalan berbaris rapi bangunan-bangunan tua dengan ciri khas jendela jelousie dan warna cat yang memudar. Saya seperti di belahan bumi lainnya. Tidak ada orang, hanya hembusan angin yang membuat bulu kuduk berdiri. Sepanjang jalan saya berdoa, supaya dilindungi dari serang zombie atau apapun, sebab saya tidak tahu dimana saya berada. Saya senang dengan hening pagi itu. Tidak ada suara yang memekakkan telinga. Kira-kira 10 menit kemudian, sebuah bangunan miring setinggi 5...

Ragam Kuliner Populer di Pontianak

Gambar
Jalan-jalan kesuatu daerah belum lengkap kalau belum mencicipi kuliner khasnya, bener nggak? Kota Pontianak memiliki kuliner yang sangat unik, mungkin karena daerah ini didominasi 5 etnis yang berbeda, Tionghoa, Melayu, Dayak, Jawa, dan Bugis. Nah, makanan ini sangat mudah ditemui, penasaran sama kulinernya yang berani main rasa? Yuk, kita cicip sama-sama! Sotong Pangkong, Jajanan Dibulan Ramadhan : Sotong, atau yang lebih dikenal dengan cumi-cumi sebelumnya harus dibersihkan dan dijemur dibawah sinar matahari sampai benar-benar kering. Lalu dibakar menggunakan arang dan di pangkong (dipukul menggunakan alat, misalnya palu) sampai bentuknya pipih. Kemudian disajikan dengan 2 varian saos yaitu, saos kacang dan saos ebi. Kalian bisa menemukan jajanan ini dimana saja, tapi tempat paling populer adalah disepanjang jalan Merdeka, terserah kios yang mana saja!  via Kapanlagi.com Mie Sagu, Geli-Geli Sedap : Ada yang mengatakan bahwa mie sagu adalah makanan khas ...

Why Haters Hate Us?

Gambar
Menurut Urban dictionary, Hater is a person that simply cannot be happy for another person's success. So rather than be happy they make a point of exposing a flaw in that person . Hidup rasanya kurang sempurna tanpa haters, mereka tersebar dimana-mana, ibarat meses diatas roti, disekolah, ditempat kerja, teman nongkrong, dilingkungan tempat tinggal, social media, atau bahkan saudara. Terkadang kita tidak tahu kesalahan apa yang sudah kita lakukan hingga akhirnya mereka membenci kita mati-matian, biasanya haters juga tidak bisa menjelaskan itu semua. Lucu, ya? Reasons why they hate us? Namanya juga haters , sebaik apapun kita pasti akan selalu salah dimata mereka. Yuk, telusuri alasan kenapa mereka nggak suka sama kita: Butuh perhatian. Kurang bersyukur sehingga selalu merasa hidupnya kurang sempurna. Lingkungan yang terlalu mengabaikan mereka juga menjadi salah satu penyebabnya. Kita memiliki apa yang mereka tidak punya. Sometime it is so crazy . Barang koleksi p...

Neuschwanstein Castle; Negeri Dongeng di Dunia Nyata

Gambar
courtesy of Google Perjalanan dimulai dari kota Munich menuju Fussen dengan menggunakan Bayern Ticket seharga mulai dari (ab) 23 Euro per orang (hin und zuruck), membutuhkan waktu sekitar 2 jam. Mungkin ini akan sangat membosankan. Tapi ternyata hal itu terbantahkan. Di kiri-kanan rel terbentang rerumputan hijau nan luas, sejuk dipandang, tak sedikit pula rumah-rumah warga terlihat. Sesampai di Fussen dilanjutkan dengan bus no 78 menuju Hohenschwagau, sekitar 15 menit. Dari titik akhir pemberhentian bus kita masih harus melanjutkan perjalanan menuju kastil. Ada 3 pilihan, menggunakan bus, naik kereta kuda, atau jalan kaki. choose your best route Pagi itu cuaca mendung, setelah membeli ticket Neuschwanstein Castle seharga 11 Euro saya meneruskan perjalanan dengan berjalan kaki. Hembusan angin dan senyuman dari turis lainnya membuat saya semakin bersemangat padahal napas sudah mulai ngos-ngosan karena jalanan yang menanjak. Tanpa disadari benteng kokoh raksasa sudah berada...

Salzburg; Mengunjungi Tanah Kelahiran Mozart

Gambar
Salzburg, sebuah kota tua yang terletak ditepian sungai Salzach di bagian utara pegunungan Alpen. Dulu, kota ini pernah menjadi setting untuk film The Sounds of Music , selain itu, seorang komponis terkenal bernama Wolfgang Amadeus Mozart lahir dan dibesarkan dikota ini.  Semuanya berawal dari rasa bosan yang melanda setiap weekend, bilang aja kesepian. Pagi-pagi sekali saya berangkat dari Munich menuju Salzburg dengan menggunakan flixbus seharga 16 Euro (hin und zuruck) dan memakan waktu sekitar 2 jam perjalanan. Setiba di stasiun (Salzburg Hauptbahnhof) hal pertama dan selalu saya cari adalah city map gratisan. Nah, berikut adalah tempat-tempat yang sempat saya kunjungi di Salzburg. Untuk menjangkaunya, kita bisa membeli day ticket seharga 4 Euro, tapi saya lebih memilih untuk berjalan kaki. Alasannya; ini adalah cara saya untuk menikmati sebuah perjalanan.  Mirabell Palace Sebuah tempat yang penuh history, terdiri dari sebuah istana dan taman yang sangat inda...

Flohmarkt; Pasar Loak di Jerman

Gambar
Flohmarkt - atau yang disebut pasar loak, sudah sangat populer ditelinga kita yang saat ini tinggal di Jerman. Tidak hanya dijerman, sih, bahkan di negara lain pun ada, tentunya dengan nama yang berbeda-beda pula. Kalau di Indonesia, dikota Pontianak-tepatnya-disebutnya lelong, atau bahasa gaulnya second hand . Di Indonesia second hand bisa kita jumpai di pasar, atau di pinggiran jalan berupa ruko. Lain halnya di Jerman, khususnya di Munich. Flohmarkt biasa diadakan di sebuah gedung atau di rumah-rumah warga dan jadwalnya bisa kita lihat di website kota, informasi melalui facebook atau di koran.  Flohmarkt yang serupa pula dengan Midnight Bazaar kemarin, diadakan disebuah gedung di daerah Freimann, Munich. Kita perlu membeli tiket masuk seharga 3 Euro, dan antriannya cukup panjang. Didepan pintu kita perlu menyerahkan karcis, lalu si petugas akan men-stemple di pergelangan tangan kita.  Shoppen macht Spaß Flohmark Freimann Ada kebahagiaan sendiri yang sa...

Selamat Tahun Baru 2016

Gambar
Ini adalah pertama kalinya saya menikmati malam pergantian tahun di benua asing ini, pertama kalinya pula saya berjingkrak-jingkrakan. Tahun-tahun sebelumnya saya hanya berleyeh-leyeh dikasur sambil menonton serial Harry Potter yang sudah saya tonton berulang kali, dan di tengah malam saya akan merasa terganggu dengan suara ledakan kembang api yang bersahut-sahutan. Meskipun begitu, saya juga menikmatinya dari jendela kamar, meski hanya tampak samar.   Makan malam romantis yang dibalut musik klasik, roket, tarian kebahagiaan, itu adalah ritual malam pergantian tahun kami. Kami tidak pergi ke restaurant mahal, lalu ke pusat keramaian. Kami melakukan semuanya dirumah kecil kami ini. Malam yang penuh cinta. Terlalu syahdu dan membahagiakan. Menjelang tengah malam, kami membacakan visi dan misi untuk satu tahun kedepan. Sebut saja, revolusi. Revolusi dari beberapa tahun lalu dan masih belum sempurna pencapaiannya. Dengan harapan di tahun kabisat ini semuanya akan lebih baik, damai...