IDUL FITRI: Temu Kangen

Mohon Maaf Lahir dan Batin, maafin kita ya :)



Peranakan Jawa

Keluarga Besar yang Tidak Besar
Tepis-2014
Syawal 2014 - Ketika muslim berkumpul bersama keluarga untuk merayakan lebaran, lain halnya dengan gue. Sejak berada ditanah rantau, gue baru sekali balik ke kota kelahiran. Momentum kumpul keluarga pun sirna seketika saat gue melihat kalender akademik yang nggak ada tanggal merahnya saat lebaran. Kami para Indonesien, hanya mendapat jatah libur kurang dari seminggu. Sedih ya dengarnya? Apalagi kami yang ngejalanin. Atas kesepakatan bersama orang tua, akhirnya lebaran kali ini gue mudik ke kampung halaman tanpa keberadaan Ibu. Mudik kali ini pun dihiasi dengan bolos selama 2 hari, saving time siapa tau macet dijalan.

Meskipun nggak bersama ayah-ibu, tapi lebaran kali ini alhamdulillah gue bisa mewakili mereka buat lebaran di kampung. Kebahagiaan terpancar dari wajah sesepuh saat melihat kami keluar dari mobil. "Cucuku wes gede, yoo. Saiki ayu, pancen lali.." Semoga itu nggak bohong, yang terpenting gue bisa kenalan dengan anggota keluarga yang sebelumnya belum pernah ketemu

Menyikapi makna lebaran yang sesungguhnya, kami keturunan kesekian dari eyang sepuh yang masih berjiwa muda dan bersemangat selalu menyisipkan guyonan tolol yang sesekali membuat para mbah tertawa tulus. Melihat anak-cucu-cicit bisa kumpul, rumah mendadak ramai, teriakan adik kecil karena di gangguin sodara yang lebih besar, mendengar para cucu-cicit berdialog dengan bahasa jawa yang berantakan, mungkin itu sumber kebahagian. Bahagia itu sederhana, ketika tawa dimana-mana.

Ketupat, Opor, Rendang, masih menjadi primadona. Tapi ada yang lebih ngehits daripada mereka; serundeng dan jadah bakar. Gue masih belum bisa menemukan rahasia dari makanan itu yang membuatnya tenar, selain proses membakarnya didepan tungku. 

Seru sih, libur lebaran dengan banyak sodara. Ada yang jail, ada yang nyebelin, ada yang diam-diam menghanyutkan, ada yang ceria, macam-macam tipe manusia berkumpul semua. Menurut penuturan saudara, lebaran tahun-tahun sebelumnya jauh lebih ramai daripada tahun ini, tapi menurut gue lebaran 2014 PECAH!!
Ada ketupat dimeja makan
Jangan lupa opor ayamnya
Mumpung sekarang kita lebaran
Maafin aku yaa

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ragam Kuliner Populer di Pontianak

Kilas Balik Kehidupan SMA

#MimpiKawancut : Ketika Mimpi Jadi Kenyataan