Short Trip di Milano, Italia
Liburan musim panas (Sommerferien) sudah tiba, sekarang saatnya saya menyusun jadwal liburan disela-sela kelas tambahan. Yipeee, libur telah tiba.. Horeeeh!
Memasuki awal bulan Agustus, seorang teman mengabarkan ada promo dahsyat tiket bus München - Milan di busliniesuchen/ hanya 5 Euro!! Yup, pulang pergi kami hanya membayar 12 Euro /orang sudah termasuk pajak dsb. Waaaar biazah! 21 - 24 Agustus, tanggal ini kami rasa cocok untuk melakukan short trip kali ini. Tanpa pikir panjang tiket pun segera kami booking, padahal masih belum tahu mau nginep dimana, bodoamat.
Kami pun lupa dengan rencana liburan ini. Alasannya, karena kami sibuk dengan kegiatan masing-masing dan karena harga tiket yang terlalu murah. H-2 keberangkatan barulah kami sibuk mencari penginapan. booking.com dan couchsurfing.com kedua situs inilah yang kami andalkan. Lagi-lagi kami mendapatkan penawaran bagus, kamar seharga 36 Euro per malam di Loreto Elite Milano, dengan fasilitas lengkap yang sangat memadai bagi para traveller kantong tipis. Hanya saja dinding yang terlalu tipis membuat kami merasa terganggu oleh suara dengkuran tetangga sebelah, pfft.
Kami berangakat dari ZOB - Zentraler Omnibusbahnhof München sekitar pukul 24 tengah malam, ya bus yang akan membawa kami mengalami keterlambatan. Para penumpang yang merasa dirugikan sudah ngomel-ngomel tak tentu rudu. Bagaimana dengan kami berdua? Kami hanya duduk lucu sambil menikmati Croissant yang kami beli di Hauptbahnhof.
Sebetulnya kami berangkat dengan rasa was-was, karena kami berangkat tanpa modal informasi yang cukup mengenai alamat penginapan kami, bagaimana cara supaya bisa sampai disana, bagaimana sistem transportasi di Milan, apalagi provider kami sudah pasti tidak akan bisa digunakan selama liburan ini. Oh man!
Selamat pagi, Milan!! Selamat datang di Kota Mode!
Setibanya kami di ZOB Lampugnano data seluler kami tak bisa lagi digunakan. Kami hanya bermodal tekat mengikuti langkah orang-orang menuju stasiun, kemudian membeli Tageskarte seharga 4.50 Euro Tageskarte ini bisa digunakan untuk semua transportasi dalam kota Milan dengan limit 24 jam dari waktu pembelian, murah kan? Tak lama setelah itu kami diberitahu seorang bapak tua bahwa terminal ini juga dilengkapi dengan Wifi, wiiih kereeen, benar-benar ciri negara modern.
Milan, ibu kota wilayah Lombardia dan pusat ekonomi dan keuangan Italia. Kota dengan tradisi desain ini sangat dikagumi bagi pecinta fashion. Tempatnya barang-barang branded seperti Giorgio Armani, Dolce & Gabbana, Prada, Gianni Versace, Pirelli, Bugatti dan teman-temannya. Tak heran, setiap sudut kotanya pun dirias dengan cantik. Yuk, simak beberapa tempat wisata yang kemaren kami kunjungi..
Duomo, Bangunan Termahsyur di Bumi Eropa
Merupakan gereja katedral khatolik terbesar yang terletak di lapangan utama di pusat kota Milano. Dibangun dengan arsitektur Gothik dan dapat menampung sekitar empat puluh ribu jiwa di dalamnya dengan nyaman. Subhanallah. Nih, sedikit info tentang biaya jika kalian ingin masuk kedalamnya, perhatikan juga jadwal operasionalnya yah.
Katedral : Gratis /buka setiap hari pukul 6.50 am-7 pm
Atap : 4 Euro (menggunakan tangga), 6 Euro (menggunakan lift) / buka setiap hari pukul 7 am-7 pm
Ruangan Bawah Tanah : 1.50 Euro / buka setiap hari pukul 9 am-12 dan 2.30-6 pm
Baptistery: 1.50 Euro / buka Selasa hingga Minggu pukul 10 am-12 dan 3-5 pm
Ruangan Bawah Tanah : 1.50 Euro / buka setiap hari pukul 9 am-12 dan 2.30-6 pm
Baptistery: 1.50 Euro / buka Selasa hingga Minggu pukul 10 am-12 dan 3-5 pm
Terletak persisi di sebelah Katedral Duomo, didesain dengan sangat elegan dalam bentuk ross-link kuadrat - klasik dari Duomo dan La Scala. Nama
galeri ini berasal dari nama raja pertama Italia (katanya mah). Pokoknya keren banget!
Pavilliun Indonesia di Expo Milan 2015
![]() |
| Action! |
Pavilliun Indonesia di Expo Milan 2015
Acara ini berlangsung sejak tanggal 1 Mei hingga 31 Oktober 2015. Hayo tebak berapa jumlah negara pastisipannya? Yup, lebih dari 140 negara termasuk Indonesia Raya. Setiap negara memamerkan inovasi terbarunya, dan menunjukan kecanggihan teknologinya. Paviliun Indonesia dengan tema "The stage of the world" adalah salah satu yang paling banyak dikunjungi, mungkin karena keanekaragaman budaya dan jenis makanannya yang sangat menggiurkan. Kenapa Paviliun Indonesia menggunakan ikon Badak Jawa? Kami kurang tahu juga jawaban pastinya, tapi yang pasti keren!
Menikmati Malam di Colonne di San Loreenzo
Merupakan gereja katholik tua yang didepannya terdapat tempat terbuka tempat anak gaul nongkrong minum bier sambil ngedance. Tempatnya nggak terlalu jauh dari Duomo, hanya perlu berjalan kaki sekitar 10 hingga 15 menit. Banyak sekali pasangan muda mudi yang sedang memadu kasih, bercengkrama dengan teman, menari mengikuti ritme musik, dan hmm ciuman.
Stadion San Siero; AC Milan atau Intermilan?
Allahu Akbar, meuni gede pisan ieu teh stadionnya. Diresmikan pada tahun 1926, stadion yang awalnya milik AC Milan ini bisa menampung sekitar delapan puluh ribu jiwa yang tersakiti hatinya.
Kebetulan kemaren itu ada pertandingan antara entah siapa melawan siapa, alhasil lautan biru guys. Nama resmi stadion ini adalah Stadio Giuseppe Meazza, nahloh? Giuseppe Meazza adalah pemain hebat Italia yang pernah bermain di AC Milan dan Intermilan, selain itu dia juga terkenal dengan kebiasaanya yang selalu menginap di hotel prostitusi sebelum pertandingan. Kalau kalian jalan-jalan kesini, jangan lupa mampir ke museumnya yaah :)
Menikmati Malam di Colonne di San Loreenzo
Merupakan gereja katholik tua yang didepannya terdapat tempat terbuka tempat anak gaul nongkrong minum bier sambil ngedance. Tempatnya nggak terlalu jauh dari Duomo, hanya perlu berjalan kaki sekitar 10 hingga 15 menit. Banyak sekali pasangan muda mudi yang sedang memadu kasih, bercengkrama dengan teman, menari mengikuti ritme musik, dan hmm ciuman.
![]() |
![]() |
| maju mundur, cantik |
Kebetulan kemaren itu ada pertandingan antara entah siapa melawan siapa, alhasil lautan biru guys. Nama resmi stadion ini adalah Stadio Giuseppe Meazza, nahloh? Giuseppe Meazza adalah pemain hebat Italia yang pernah bermain di AC Milan dan Intermilan, selain itu dia juga terkenal dengan kebiasaanya yang selalu menginap di hotel prostitusi sebelum pertandingan. Kalau kalian jalan-jalan kesini, jangan lupa mampir ke museumnya yaah :)
HAPPYY HOLIDAY




Wahahaha saingannya Syahrini nih :)) Kapan ya kesampean kesono :')
BalasHapus-jevonlevin.com
Terimakasih sudah mampir kak!
Hapusya, kalau syahrini maju mundur cantik- kalau aku maju mundur yaudah sih gitu aja
waaa.. siyaaal keren banget kanggit! Doakan aku agar ke sana yaaaaaah
BalasHapusSommer internship jadi nggak mip?
HapusAnggit, San Siro dan Giuseppe Meazza itu satu stadion tapi dipake beda klub. Stadion kontrakan kalo anak bola bilang haha
BalasHapusYoi cuy. Giuseppe Meazza itu nama resmi aja, tp orang lebih taunya San Seiro sih
Hapus