Tuan, Aku Rindu!



Teruntuk kamu yang entah dimana keberadaanya.

Salam, 

Tuan, dari angin aku mendapati kabar kau merindu.

Dari kicauan burung, aku dengar kau ingin bertemu.

Dengan siapa?

Semoga itu aku.

Tuan, sedang apa kau disana?

Aku disini beradu pada batin yang selalu marah bila rindunya tidak aku lampiaskan.

Memupuk sendiri agar rasa itu tetap ada, dan terus tumbuh.

Senyummu terpatri dalam palung terdalam.

Menafsirkan rindu itu sebagai kita.

Hari selalu enggan dilewati, tanpa bisa kita pungkiri.

Tuan, pernahkah kau bicara pada hati?

Yang selalu mencari perpaduan antara hidup dan mati.

Ada asa yang enggan menepi.

Ada aku yang masih menanti.

Tuan, jangan kau pergi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ragam Kuliner Populer di Pontianak

Kilas Balik Kehidupan SMA

#MimpiKawancut : Ketika Mimpi Jadi Kenyataan