Fest der Kulturellen Türkenfeld 2016
![]() |
| Fest der Kulturellen |
Tepat tanggal 24 April 2016, kami mendapat amanat untuk tampil di sebuah acara yang bernama, 'Fest der Kulturellen Türkenfeld'. Acara ini sudah rutin dilaksanakan beberapa tahun terakhir, dan kontinen Indonesia selalu diminta untuk menjadi salah satu pengisi acara. Gott sei Dank! Tahun ini saya bisa berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
Diacara ini juga menampilkan beberapa kesenian dari berbagai negara, seperti Folkloregruppe dari Maroko, Schwertkampf dari China, Saman dari Indonesia dan Siebenbürger. Setiap pengunjung tidak perlu membeli tiket masuk dan dipersilahkan untuk mencicipi berbagai macam makanan khas dari lima belas kontinen yang ikut berpatisipasi.
Kami menampilkan sebuah tarian yang berasal dari suku Gayo di Aceh Tenggara, yaitu Tari Saman. Menurut Wikipedia, Tari Saman adalah salah
satu media untuk berdawah, mencerminkan kekompakkan, kebersamaan, sopan
santun, dan keagamaan. Tari Saman termasuk salah satu tarian yang cukup
unik, kerena hanya
menampilkan gerak tepuk tangan gerakan-gerakan lainnya, seperti gerak
guncang, kirep, lingang, surang-saring (semua gerak ini menggunakan
bahasa Bahasa Gayo).
Ternyata para penonton sangat puas dengan penampilan dari kami. Tepuk tangan meriah dan suara tawa menggema dimana-mana. Beberapa saat berselang, MC meminta kami untuk tampil sekali lagi. Akhirnya dengan napas yang sudah mulai tidak beraturan, kami pun kembali keatas panggung.
Saya merasa senang dan bangga menjadi warga Indonesia yang hidup merantau. Disinilah, saya belajar banyak hal. Latar belakang saya tidak pernah menjadi penghalang, bahkan inilah saatnya membuktikan, bahwa ketika kita ingin mencoba hal baru dan merasa senang, disitulah saya merasa menjadi manusia yang paling bahagia didunia, bahagia bisa menjadi bagian dari teman-teman penari Swadaya Indonesia-München.
If you can't be happy where you are, it is a chinch you can't be happy where you ain't - Charlie Jones

Komentar
Posting Komentar