Flohmarkt; Pasar Loak di Jerman

Flohmarkt - atau yang disebut pasar loak, sudah sangat populer ditelinga kita yang saat ini tinggal di Jerman. Tidak hanya dijerman, sih, bahkan di negara lain pun ada, tentunya dengan nama yang berbeda-beda pula. Kalau di Indonesia, dikota Pontianak-tepatnya-disebutnya lelong, atau bahasa gaulnya second hand. Di Indonesia second hand bisa kita jumpai di pasar, atau di pinggiran jalan berupa ruko. Lain halnya di Jerman, khususnya di Munich. Flohmarkt biasa diadakan di sebuah gedung atau di rumah-rumah warga dan jadwalnya bisa kita lihat di website kota, informasi melalui facebook atau di koran. 

Flohmarkt yang serupa pula dengan Midnight Bazaar kemarin, diadakan disebuah gedung di daerah Freimann, Munich. Kita perlu membeli tiket masuk seharga 3 Euro, dan antriannya cukup panjang. Didepan pintu kita perlu menyerahkan karcis, lalu si petugas akan men-stemple di pergelangan tangan kita. 
Shoppen macht Spaß
Flohmark Freimann
Ada kebahagiaan sendiri yang saya dapatkan disana. Melihat wajah-wajah bahagia mendapatkan barang yang mereka mau dengan harga seenaknya. Apa saja sih barang yang dijual? Berbagai macam tentunya, mulai dari peralatan dapur, pakaian, tas, sepatu, koleksi pribadi (kartu pos, dll), alat perkakas, pokoknya segala macam ada! Dan barangnya belum tentu bekas semua, loh. Kalau kita bisa lebih teliti, kita bisa menemukan barang baru dengan harga yang jauh lebih murah, disini kita juga masih bisa menawar harga. Semisalnya kita letih berbelanja, disediakan pula tempat duduk, kita bisa sambil menikmati jajanan diiringi live music dari penyanyi lokal.

Bukan memprovokatori kalian untuk pergi dan belanja disini, ini hanya cerita saya, karena ini pengalaman saya pergi ke flohmarkt, hehe.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ragam Kuliner Populer di Pontianak

Kilas Balik Kehidupan SMA

#MimpiKawancut : Ketika Mimpi Jadi Kenyataan